Kunjungan Industri Ke LPJKN th 2010/2011

Dalam rangka kunjungan industri th pelajaran 2010/2011.Program keahlian arsitek berkunjung ke LPJKN(Lembaga pengembangan jasa Konstruksi Nasional).

Anak2 angkatan pertama GB yg Selalu ceria dan kompak....hehe

beginilah mereka selalu riang dan kompak itu kata yg tepat buat mereka khususnya angkatan pertama teknik arsitek.

Karya Rizky anak Angkatan pertama GB

Hasil jerih payah ini ternyata tdk terlalu buruk,dia mendesain rumah minimalis yang sangat realistis dan elegan.

Ujian sertfikasi program teknik arsitek

Beginilah ekspresi para wajah siswa siswi perwakilan teknik arsitektur yangtelah melaksanakan sertifkasi di tegal kemarin.

Tim Futsal investec

Mereka menyebutnya tim investec(invisible architect,tim futsal ini adalah anak2 dari angkatan pertama teknik arsitek.

Sabtu, 12 November 2011

Tips Mendesain Tangga Yang Nyaman


minggu, november 13, 2011

Sebagai sasaran sirkulasi vertikal antar lantai, tangga harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemakainya.Tangga yang aman dan nyaman berarti si pemakai tidak merasa khawatir saat berjalan naik dan turun tangga. Merencanakan tangga yang nyaman berarti harus memperhatikan beberapa faktor, seperti besar beban yang akan diterima oleh tangga, jenis tangga, serta bahan yang akan digunakan.
Ragam Tangga Rumah

Ragam Tangga Rumah2

image source http://smartlandscape.blogspot.com

Menurut Rita Laksmitasari, ST, dosen luar biasa Jurusan Arsitektur Universitas Trisakti, tangga akan nyaman digunakan bila pemakai tidak merasa sulit dan lelah saat menggunakannya. Karena dalam mendesain tangga, perhatikan dulu siapa saya yang menggunakan tangga; apakah mereka anak -anak atau orang lanjut usia. Intinya, siapapun yang menggunakan tangga, mereka harus merasa nyaman.

Untuk memberikan rasa nyaman ketika menaiki tangga, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan saat perencanaannya, seperti :

· Tinggi dan ukuran anak (pijakan) tangga

· Kemiringan (kecuraman)

· Penggunaan pagar tangga (railing & bluster)

· Penggunaan borders

· Material anti slip, dan

· Pencahayaan pada ruang tangga

1. Anak Tangga

Istilah yang bisa dipakai dalam membuat tangga adalah ukuran “tinggi” dan “lebar” akan tangga. Yang dimaksud dengan lebar anak tangga adalah ukuran area pada anak tangga dimana kaki menjejak di atasnya. Sedangkan tinggi anak tangga adalah perbedaan tinggi antara satu anak tangga dengan anak tangga lainnya.

Untuk mencapai tingkat kenyamanan yang ideal, ukuran lebar anak tangga pada rumah tinggal 20 – 33 cm, sementara tinggi anak tangga antara 15 – 18 cm.

Agar tidak mengganggu kenyamanan, ada sebuah rumus yang bisa menjadi patokan dalam menentukan tinggi dan lebar anak tangga. Tinggi anak tangga dilambangkan dengan (a) dan lebar anak tangga (b).

Idealnya adalah 2a + b = 60 – 65 cm

Jika 2a + b = 60 – 65 cm, maka tangga tersebut akan sangat curam. Sementara itu, jika 2a + b < 60, maka tangga akan sangat landai. Memiliki tangga curam memang menghemat tempat, karena anak tangganya tidak lebar. Tetapi tangga seperti ini tidak nyaman dan lebih berbahaya buat anak kecil atau orang lanjut usia. Ukuran tinggi dan lebar anak tangga mempengaruhi kecuraman sebuah tangga. Semakin besar tinggi anak tangga, akan semakin curam tangga tersebut. Sedangkan jika Anda ingin tangga yang landai, maka lebar tangga harus besar. Ketinggian setiap anak tangga juga harus tepat sama dari yang paling bawah sampai yang paling atas. Jika satu anak tangga saja berbeda ukurannya, akan terasa canggung bagi yang melewatinya karena seseorang biasanya selalu melangkah dengan irama yang sama. 2. Kemiringan Tangga Ukuran kemiringan tangga (dalam derajat) adalah perbandingan tinggi tangga (lantai bawah dengan lantai atas) dengan panjang tangga (ruang yang dibutuhkan untuk tangga). Koefisien kemiringan tangga dapat dihitung dengan rumus : z = y / x z = koefisien kemiringan tangga y = tinggi tangga (cm) x = panjang tangga (cm) Koefisien kemiringan (z) = 1 berarti y = x dan membentuk kemiringan 450 Berdasarkan kemiringannya, tangga dibedakan atas : 1. Lantai miring, 6o – 20o Koefisien kemiringan 0,1 – 0,36 2. Tangga landai, 20o – 24o Koefisien kemiringan 0,36 – 0,44 3. Tangga biasa, 24o – 45o Koefisien kemiringan 0,44 – 1,0 4. Tangga curam, tangga hemat, 45o – 75o Koefisien kemiringan 1,0 – 3,7 5. Tangga naik, tangga tingkat, 75o – 90o Koefisien kemiringan > 3,7

Untuk mendapatkan tangga yang ideal dengan kemiringan 24o – 45o, tinggi tangga (y) tidak boleh lebih besar dari panjang tangga (x), maksimal y = x. tangga yang terlalu landai (y jauh lebih kecil dari x) juga tidak nyaman, karena kaki terpaksa menaiki anak tangga lebih banyak dengan ketinggian tertentu.

3. Pagar dan Pegangan Tangga
railing tangga 2

image source: http://traliskita.com/

Ada yang mengatakan pagar dan pegangan tangga (railing) tidak diperlukan, asal tingkat kenyamanan dan keamanan cukup tinggi. Artinya, aspek kenyamanan dititikberatkan pada pengaturan ukuran lebar dan tinggi anak tangga. Namun, demi keamanan, terutama jika memiliki anggota keluarga yang masih kecil, railing tetap dipergunakan.

Sedangkan tiang pada pagar tangga (baluster) berfungsi sebagai pengaman. Dengan adanya baluster, orang akan terhindar dari resiko terjatuh saat menaiki atau menuruni tangga. Oleh karenanya baluster harus dibuat cukup rapat, tinggi 90 – 100 cm, dan tidak menghasilkan bagian yang tajam, agar anak -anak tidak terluka bila harus berpengaruh pada bluster.

4. Bordes

Untuk memberikan kenyamanan, ada pula aturan baku bagi pembuatan tangga. Setiap ketinggian maksimum 12 anak tangga (setinggi 1,5 – 2m) harus dibuat bordes (landing), yaitu suatu platform datar yang cukup luas untuk melangkah secara horizontal sebanyak kurang lebih tiga atau empat langkah sebelum mendaki ke anak tangga berikutnya.

Setiap ketinggian maksimum 12 anak tangga (setinggi 1,5 – 2 m) harus dibuat bordes (landing)..

5. Anti Slip

Bahaya yang sering mengintai saat orang menggunakan tangga adalah tergelincir (slip), biasanya terjadi pada ujung siku anak tangga. Untuk mencegah hal ini, dikenal produk nosing (kadang disebut step nosing) yang fungsinya membuat ujung siku anak tangga lebih kasar.

Step nosing ada yang terbuat dari karet, aluminium, atau keramik. Permukaannya bergerigi agar langkah pemakai terhenti pada ujung tangga dan tidak terpeleset. Step nosing dari bahan keramik dipasang saat memasang ubin keramik di anak tangga beton. Caranya, pada bagian ujung siku disisakan celah yang belum tertutup keramik. Pada bagian tepi inilah dipasang nosing dari keramik.

Pemasangan nosing berbahan lain, seperti karet atau aluminium, dilakukan setelah anak tangga jadi. Caranya, nosing disekrupkan pada anak tangga. Beberapa gedung pertunjukan yang ruangannya gelap, seperti bioskop dan teater, bahkan memanfaatkan nosing sebagai pemandu langkah saat orang menaiki tangga. Nosing ini menggunakan bahan fluorescent yang mampu menyala dalam gelap.

6. Pencahayaan

Pencahayaan termasuk faktor penting yang patut dicermati saat merancang tangga. Pencahayaan pada area tangga, selain akan membuat penampilan tangga lebih terlihat, juga membantu para pengguna lebih merasa aman dan nyaman terutama pada malam hari. Bukanlah tidak lucu jika ada orang yang jatuh hanya karena kurangnya cahaya pada sekitar area tangga?

Pencahayaan pada siang hari sebaiknya memanfaatkan cahaya alami. Oleh karena itu area tangga harus diberi bukaan yang cukup sehingga memungkinkan cahaya matahari masuk dan menerangi area ini.

Pada malam hari, pencahayaan sepenuhnya bersumber pada lampu. Pemasangan lampu pada area tangga, selain mempertimbangkan aspek keamanan dan kenyamanan, perlu diperhatikan aspek estetika. Sehingga tampilan tangga menjadi lebih bagus.

Lampu untuk menerangi area tangga bisa dipasang di plafon, di atas tangga atau dibawah tangga. Sekitar lampu (tombol on/off) sebaiknya dipasang pada dinding lantai bawah dan lantai di atas dan dihubungkan secara paralel. Cara ini untuk memudahkan pemakai tangga untuk mematikan dan menyalakan lampu saat akan naik maupun turun dari tangga.

Jenis lampu pada area tangga sebaiknya dipilih lampu yang memancarkan cahaya berwarna hangat agar atmosfer di dalam rumah benar-benar terasa akrab dan ramah. Lampu-lampu yang memberikan cahaya berwarna hangat adalah kuning atau jingga atau yang mendekati warna cahaya alami.

Sumber Data : Majalah serial Rumah (Serial Tangga)

http://www.kampustekniksipil.co.cc

Tutorial Cara Memasukan Pohon 3D Pada Program 3Ds Max




tutorial-3ds-max
Memasukan objek-objek pendukung ketika kita mendesain desain eksterior sangatlah penting. Pada tutorial kali ini kita akan belajar bagaimana cara memasukan objek pendukung pohon yang sudah tersedia pada program 3 ds max, berikut ini caranya :

1. Pilih toolbar create kemudian klik toolbar geometri, lalu klik pada standar primitive pilih AEC Extended, lihat gambar dibawah ini :

tutorial-3ds-max2. Klik toolbar Follage, lalu pilih pohon yang diinginkan yang berada dibawah toolbar follage, pilih salah satu pohon lalu drag (klik tahan geser) ke layar perspektif.

tutorial-3ds-max3. Selesai



sumber: http://argajogja.blogspot.com/2009/12/tutorial-cara-memasukan-pohon-3d-pada.html

Tips Agar Kamar Tidur Terlihat Luas




Desain-Interior-Kamar-Tidur-luas (klik pada gambar untuk memperbesar)

Ruangan yang Sempit merupakan salah satu kendala utama yang dapat mempengaruhi kenyamanan sebuah ruangan, berikut kami berikan beberapa tips agar kamar tidur kita terlihat luas dan nyaman :

1. Gunakan perabotan-perabotan yang pendek, seperti tempat tidur pendek, lemari pendek dan lain-lain, hindari penggunaan perabotan yang tinggi
2. Jangan memasukan perabot yang tidak perlu dan gunakan perabot yang memiliki nilai fungsi optimal
3. Ubah ketinggian Plafon minimal 3 meter

Demikianlah beberapa Tips Agar Kamar Tidur Terlihat Luas, semoga dapat bermanfaat...


sumber: http://argajogja.blogspot.com/2009/01/tips-agar-kamar-tidur-terlihat-luas.html

Tips Pemilihan Warna Desain Interior Kamar Tidur

Tips Pemilihan Warna Desain Interior Kamar Tidur

Pemilihan Warna Desain Interior Kamar Tidur
Pemilihan warna dalam mendesain sebuah ruangan sangatlah penting. Warna dapat memberikan kesan tersendiri bagi seorang tuan rumah, warna juga dapat memberikan aura pengekpresian hati dalam diri seseorang.

Pada desain interior kamar tidur ini, perpaduan dua warna terlihat jelas, yaitu warna kuning dan warna putih. Warna kuning menunjukan suasana kecerian dan kegembiraan sedangkan warna putih memberikan kesan feminim dan anggun.

Cara lain yang bisa dilakukan untuk memilih warna kamar tidur adalah memilih warna-warna yang dapat meningkatkan kualitas unsur/elemen kelahiran anda. Seperti diketahui, ilmu feng shui mengelompokkan unsur/elemen kelahiran manusia menjadi beberapa bagian, air, kayu, api, tanah, dan logam. Seseorang yang unsur/elemen dominannya adalah air mungkin akan merasa nyaman berada didalam kamar tidur berwarna biru (pale blue atau navy blue), tetapi efek dari warna kamar tidur mungkin akan menyebabkan orang tersebut menjadi kurang dinamis. Seseorang dengan unsur dominan air dapat meningkatkan kualitas hidupnya dengan cara menambahkan beberapa warna yang dapat menyeimbangkan unsur/elemen dominannya, misalnya warna hijau untuk kayu, warna merah atau pink untuk api, warna kuning/oranye/coklat untuk tanah, dan warna putih/perak/emas untuk logam.

Memilih warna untuk kamar tidur anak mungkin sedikit lebih rumit. Kebanyakan orang tua ingin menggunakan warna pale (pucat) atau warna pastel yang termasuk kategori warna Yin dengan maksud untuk meningkatkan value unsur/element anak-anak mereka, tetapi yang harus diingat oleh para orang tua adalah: bahwa kamar anak adalah tempat bagi anak untuk tidur sekaligus juga tempat untuk bermain.

Mewarnai kamar tidur anak dengan warna yang dominan pucat atau pastel akan membuat anak selalu ingin keluar dari kamarnya saat diluar jam istirahat/tidur, jika anak dipaksa untuk selalu berada didalam kamar, maka akan menggangu pertumbuhan atau pengembangan ide-ide kreatif sang anak. Bermain bagi anak adalah bagian dari proses perkembangan, bermain akan mengasah kecerdasan dan kreatifitasnya.

Solusi yang bisa dilakukan adalah mengkombinasikan warna dinding kamar yang lembut (pale/pastel) dengan aksesoris pelengkap kamar (permadani, boneka, toys, meja belajar, lampu meja, dsb) yang berwarna kontras. Hal lain yang bisa dilakukan adalah membuat area bermain didalam kamar dengan menggunakan partisi ruangan, sehingga anak-anak bisa bermain sekaligus beristirahat didalam kamar tidurnya.

dengan  tambahan dari www.architectaria.com

Tips Dalam Menentukan Warna Fasad Rumah


Tips Dalam Menentukan Warna Fasad Rumah

Fasad atau tampak muka bangunan umumnya memiliki ciri khas dan berkarakter. Tidak hanya dari bentuknya, tetapi mulai dari material, tekstur sampai dengan pemilihan warna. Bentuk fasad bangunan bisa menyesuaikan dengan tren pada masanya. Begitu juga tren dapat mempengaruhi pemilihan warna yang tepat. Hal ini menjadi unsur utama dalam menghasikan totalitas suatu desain. Pemilihan warna yang tepat bisa memperindah desain suatu fasad bangunan.
Tips Dalam Menentukan Warna Fasad Rumah

Mengingat setiap warna pada fasad menghasilkan passion dari suatu bangunan. Maka dari itu warna dapat mempunyai daya tarik tersendiri dan mempengaruhi secara psikologis pada diri manusia. Hadirnya kesan dan suasana sebuah desain baik atau buruk sangat tergantung pada pilihan warna yang tepat. Dengan adanya kesamaan unsur warna, komposisi antarwarna yang tepat, dan kejelian dalam memadukan jenis warna, akan menghasilkan suatu fasad yang indah, harmonis, dan enak dipandang. Dengan mempertimbangkan iklim sekitar, dan juga karakter daerah lingkungan fasad bangunan itu berada, maka ekspresi fasad akibat pemberian warna sangat memberikan dampak yang sangat berarti. Hal-hal yang harus diperhatikan dengan teliti :

1. Pengaruh warna pada fasad dapat menimbulkan berbagai macam kesan bangunan, sebagai contoh warna dengan karakteris lembut, nyaman, menarik dan romantis, seperti abu-abu, pink, orange, ungu.
2. Warna dengan karakteristik memberikan kesan tenang dan damai bisa menciptakan kesan yang sejuk pada lingkungan sekitar, yaitu adanya perpaduan warna hijau dan biru tua.
3. Warna dengan karakteristik individual dan berani, yaitu warna merah termasuk dalam kategori ini, warna ini memiliki karakter yang berani, energi yang sangat tinggi, memberikan suatu kesan vitalitas yang tinggi, dan dapat memberikan kesan kepribadian yang kuat.
4. Warna dengan karakteristik warna ceria, yaitu warna kuning, warna ini merupakan warna terang yang memberikan kesan ceria dan hangat. Untuk menyeimbangi warna tersebut pada fasade bangunan dapat menggunakan warna putih atau krem.
5. Warna dengan karakteristik ringan, bebas, dan mudah, yaitu warna putih, atau warna alami (seperti warna kayu) , warna ini adalah warna netral yang bisa difungsikan untuk mengkombinasikan berbagai karakteristik warna, sehingga banyak sekali fasad bangunan yang memakai warna putih. Karakter yang terdapat pada warna putih adalah netral dan dapat memberi suasana ketenangan dan mengandung arti spiritual tersendiri. Banyak sekali bangunan publik menggunakan warna ini baik sebagai warna untuk fasad bangunan (eksterior) maupun sebagai kombinasi warna untuk interior dalam bangunan.
Tips Dalam Menentukan Warna Fasad Rumah

Tips Dalam Menentukan Warna Fasad Rumah

Tips Dalam Menentukan Warna Fasad Rumah

Minggu, 16 Januari 2011

membangun rumah tidak hanya selalu mahal



Print E-mail




Pekerjaan membangun dan desain rumah tinggal pada prinsipnya adalah membangun sebuah kepribadian. Dari sebuah bangunan rumah tinggal dapat tercermin gaya hidup dan bahkan kepribadian dari pemiliknya. Maka dari itu sebelum membangun sebuah bangunan rumah tinggal biasanya arsitek akan berusaha untuk mengenal lebih dalam mengenai kepribadian si pemilik rumah karena hal ini akan berpengaruh terhadap desain rumah serta konsep yang dibuat oleh si arsitek rumah anda. Untuk membangun sebuah rumah tinggal yang sesuai dengan karakteristik pemilik rumah tidak selamanya harus mahal.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk dapat membangun rumah secara hemat dan tepat guna :

•    Selalu jujur dengan diri sendiri, artinya design sebuah rumah tinggal sebaiknya mengikuti karakteristik si pemilik rumah dalam hal ini gaya hidup dan kepribadiannya. Janganlah selalu mengikuti trend yang sedang berkembang karena hal itu belum tentu cocok dengan karakteristik anda.(karakteristik rumah anda adalah karakteristik anda)

•    Kenalilah kebutuhan anda, artinya desain rumah tinggal yang baik adalah apabila semua ruangan yang ada pada rumah itu memiliki fungsi yang fungsional sesuai dengan kebutuhan dari si pemilik rumah. Hindarilah pemborosan terhadap pembuatan ruangan interior yang tidak perlu.
 at ruang terbuka yang cukup sehingga memungkinkan terjadinya sirkulasi udara di dalam rumah tersebut. Ruang terbuka yang di maksud bisa berupa softscape (taman) atau hardscape.

•    Konsultasikan kebutuhan anda untuk membangun sebuah rumah disesuaikan dengan anggaran yang anda rencanakan dengan konsultan rumah atau kontraktor rumah yang baik artinya yang dapat  memberikan saran-saran dan solusi yang terbaik untuk anda.

•    Setelah berkonsultasi mantapkan pilihan anda, sadari benar apa kebutuhan dan keinginan anda agar pembangunan bisa berjalan lancar. Dalam artian anda tidak berubah pikiran di tengah- tengah proses membangun, yang mengakibatkan pekerjaan lama terpending atau bahkan mengalami perubahan karena setiap perubahan berarti tambahan biaya.

Dengan tips- tips diatas maka diharapkan pembangunan rumah tinggal dapat secara lancar dilakukan tentunya sesuai dengan spesifikasi, anggaran dan waktu pembangunan yang telah ditetapkan.

sumber : http://www.jasa-arsitek.com/articles/56-membangun-rumah-tidak-selamanya-harus-mahal-.html

trend rumah minimalis baru

Trend Rumah TInggal Gaya Minimalis PDF Print E-mail

Beberapa tahun belakangan ini, tren atau gaya arsitektur di Indonesia cenderung ke arah minimalis. Sebenarnya apa yang disebut Minimalisme itu?

Pada dasarnya, arsitektur minimalis merupakan modifikasi aliran desain bergaya modern. Desain modern ini kemudian direduksi. Aliran ini sering pula diintepretasikan sebagai reaksi terhadap gaya ekspresionisme.

Di Indonesia, kecenderungan orang memilih desain arsitektur minimalis, semata-mata sebagai reaksi kejenuhan terhadap model bangunan yang cenderung monoton, banyak ornamen, susah dibersihkan dan lain-lain. Di lain sisi, tren minimalis juga dipengaruhi oleh gaya arsitektur dunia pada umumnya yang cenderung mengutamakan kesan praktis, sederhana namun tidak mengurangi fungsi dasar dan keindahannya.

Minimalisme pun rupanya bukan tanpa masalah. Pada beberapa kasus, dengan saking inginnya seorang arsitek menerapkan 100% minimalis, masalah baru pun dapat timbul. Contoh paling mudah adalah atap datar dari cor beton yang diterapkan secara total pada suatu bangunan rumah tinggal.

Tak bisa dipungkiri, desain bangunan rumah minimalis yang sering kita lihat di majalah luar negeri cenderung tanpa atap. Karena Indonesia terletak di khatulistiwa dan memiliki iklim tropis, maka sebenarnya, atap dak beton kurang cocok.

Pada musim panas, dak beton menerima panas terus menerus dari matahari. Di samping memberikan radiasi panas pada ruangan di bawahnya, dak beton pun cenderung retak. Pada musim penghujan, retakan tersebut dapat terisi air dan bocor pun menjadi masalah yang umum terjadi.

Meski sebetulnya, beton cor dapat disubstitusi dengan material lain seperti atap baja ringan, pada prakteknya, radiasi panas matahari tetap menjadi masalah. Pada saat terik panas ruang pun dapat meningkat. Saat hujan, suara berisik air yang mengenai permukaan atap menjadi pengganggu.

Elemen lain yang tak kalah penting dalam desain minimalis adalah kusen dan jendela. Biasanya bangunan minimalis menggunakan kusen dan jendela yang terbuat dari bahan tahan cuaca seperti aluminium. Karena bangunan minimalis cenderung tanpa atap maka tidak adanya perlindungan terhadap kusen dan jendela. Penggunaan material kayu sangat tidak disarankan karena muai susutnya dan rusaknya finishing yang tergerus air hujan dan sinar matahari.

Nah, dari paparan diatas maka dapat disimpulkan bahwa sebenarnya mengadaptasi trend arsitektur minimalis pada bangunan seperti rumah tinggal tidaklah dilarang atau salah. Tetapi trend minimalis yang ada juga harus disesuaikan dengan karakteristik tropis di Indonesia supaya jangan sampai terjadi "korban trend". Hal diatas hanyalah beberapa unsur saja dari unsur- unsur lainnya yang harus diperhatikan.

Bagaimana menurut anda ????

sumber : http://www.jasa-arsitek.com/articles/65-trend-rumah-gaya-minimalis.html

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More