Kunjungan Industri Ke LPJKN th 2010/2011

Dalam rangka kunjungan industri th pelajaran 2010/2011.Program keahlian arsitek berkunjung ke LPJKN(Lembaga pengembangan jasa Konstruksi Nasional).

Anak2 angkatan pertama GB yg Selalu ceria dan kompak....hehe

beginilah mereka selalu riang dan kompak itu kata yg tepat buat mereka khususnya angkatan pertama teknik arsitek.

Karya Rizky anak Angkatan pertama GB

Hasil jerih payah ini ternyata tdk terlalu buruk,dia mendesain rumah minimalis yang sangat realistis dan elegan.

Ujian sertfikasi program teknik arsitek

Beginilah ekspresi para wajah siswa siswi perwakilan teknik arsitektur yangtelah melaksanakan sertifkasi di tegal kemarin.

Tim Futsal investec

Mereka menyebutnya tim investec(invisible architect,tim futsal ini adalah anak2 dari angkatan pertama teknik arsitek.

Tampilkan postingan dengan label Tips tips rumah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips tips rumah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Februari 2012

Sebab-sebab dinding mengelupas (Flaking)





Sebab-sebabnya:
Jenis cat yang digunakan bersifat makin lama makin keras, seingga tidak dapat mengikuti pergerakan permukaan yang  dicat seperti kayu
Pengecatan dilakukan di atas lapisancat lama yang sudah mngapur, sehingga daya lekat cat berkurang
Pengecatan pada permukan yang kotor atau berminyak
Menggunakan dempul berkualitas rendah, sehingga daya lekatnya tidakada dan akibatnyabila diberi lapisan cat akhir lapisan dempul tadi akan terangkat
Pengecatan pada lapisan cat lama yang bermutu rendah dimana daya lekatnya kurang sekali, sehingga apa bila iberi cat dengan mutu tinggi maka cat lama tertarik dan terkelupas
Cat dasar yang diginakan tidak cocok dengan sisting pengecatan lapisan akhir

Pencegahan :
Permukaan yang akan dicat harus bersih dan kering
Kerok lapisan cat lama yang sudah rusak atau bermutu rendah
Hindarkan pemakain dempul pada seluruh permukaan, terutama untuk eksterior
Unkan cat dasar yan dianjurkan untuksistinm pengecatan yang digunakan
Perbaikan :
Lapisan cat yang terkelupas harus dikerok sampai ke dasar permukaan, kemudian bersihkan permukaan. Bila mana diperlukan beri lapisan cat dasar sebelum dilapisi cat akhir


sumber :rumahdangriya

Kamis, 23 Februari 2012

Tips Mendesain Kamar Mandi



Kamar mandi adalah suatu ruangan yang digunakan oleh seseorang untuk melakukan aktivitas membersihkan tubuhnya. Kamar mandi merupakan jenis ruang yang sangat privat, karena disini terdapat aktivitas yang membutuhkan tingkat privatisasi yang sangat tinggi.

Jenis-jenis Kamar Mandi
Tipe Kamar Mandi di AmerikaPada umumnya kamar mandi dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu kamar mandi basah dan kamar mandi kering.
  • Kamar mandi basah biasanya terdapat tempat penampungan air (bak), dari bak ini orang mencidukkan air dengan gayung untuk kemudian disiramkan ke tubuhnya. Kamar mandi ini banyak dijumpai di Indonesia.
  • Kamar mandi kering biasanya terdapat bak besar yang digunakan orang untuk berendam (bathtub), kamar mandi jenis ini biasanya hanya ditemukan di negara-negara "Barat".

Tips Mendesain Kamar Mandi
Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum merancang sebuah kamar mandi adalah :
  1. Ketersediaan Air. Jika air mudah didapat maka jenis kamar mandi kering maupun basah dapat digunakan, tetapi jika air susah didapat maka jenis kamar mandi basah lebih tepat, karena memiliki bak penampungan air.
  2. Letak dari Kamar Mandi. Letak dari kamar mandi sendiri juga harus diperhatikan, karena kamar mandi merupakan ruang yang privat maka dihindari mudah terlihat dari pandangan publik dari luar (kecuali kamar mandi umum).
  3. Aliran Udara. Pergerakan udara yang mengalir didalam ruangan kamar mandi juga harus diperhatikan, usahakan udara dapat mengalir dengan mudah agar bau yang tidak sedap dapat keluar dari ruangan kamar mandi dan pergantian udara di dalam kamar mandi sering berganti.
  4. Pengeringan Ruangan. Usahakan lokasi kamar mandi memungkinkan untuk terkena sinar matahari yang cukup agar kamar mandi tidak menjadi lembab, hal ini karena kamar mandi merupakan area yang selalu basah sehingga tingkat kelembapannya cukup tinggi sehingga membutuhkan pengeringan yang cukup tinggi. Karena jika kamar mandi dibiarkan terlalu lembab akan dapat memunculkan timbulnya sumber-sumber penyakit.
  5. Sistem Pembuangan. Jaringan pembuangan dari kamar mandi ke luar ruangan juga harus diperhatikan, jangan sampai pembuangan nantinya akan membuat genangan air kotor di sekitar lingkungan luar rumah yang akhirnya nanti dapat menjadi sumber penyakit.
  6. Material Lantai. Hindari material lantai yang licin. Usahakan menggunakan material yang agak kasar/tidak rata agar tidak terjadi selip yang akhirnya membuat kita bisa jatuh. Karena menurut beberapa data, kecelakaan di dalam rumah yang paling banyak terjadi terdapat di kamar mandi.
  7. Material dan Bentuk Furniture. Hindari material furniture di dalam kamar mandi yang mudah untuk tumbuhnya lumut, karena jika terdapat lumut, furniture tersebut akan menjadi licin. Hindari bentuk furniture yang memiliki sudut-sudut lancip, hal ini dikarenakan jika terjadi kecelakaan di dalam kamar mandi, misalnya terjatuh, maka kemungkinan untuk terluka oleh bentuk furniture yang memiliki sudut lancip tersebut dapat diminimalisir.
  8. Pencahayaan. Usahakan pencahayaan didalam kamar mandi harus cukup agar orang dapat melihat benda-benda yang terdapat di dalam kamar mandi dengan mudah.
  9. Warna. Usahakan warna yang digunakan adalah warna-warna yang cerah (tidak gelap) agar jika ada kotoran yang menempel pada material-material di dalam kamar mandi dapat terlihat sehingga dapat dibersihkan dengan secepatnya.

Tips mendesain dapur

Dapur merupakan tempat untuk melakukan aktivitas mengolah dan memasak makanan. Dapur termasuk dalam kategori jenis ruang semi privat, karena dimungkinkan orang yang dikenal walaupun bukan anggota keluarga untuk dapat masuk ke area ini.

Contoh desain Dapur dengan konsep modern
Contoh desain Dapur dengan konsep modern

Tips Mendesain Dapur
Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum merancang sebuah Dapur adalah :
  1. Ketersediaan Air. Air menjadi faktor yang cukup penting dalam mendukung aktivitas di dapur, karena pada saat proses pengolahan dan memasak dibutuhkan proses pembersihan bahan-bahan yang akan digunakan untuk memasak dan membersihkan alat-alat yang digunakan setelah memasak. Dalam hal ini dibutuhkan tempat untuk membersihkan, misalnya wastafel.
  2. Letak dari Dapur. Letak dapur diusahakan dapat berhubungan langsung dengan ruang luar dan usahakan agar posisi kompor didapur tidak bersebelahan dengan kamar tidur, karena panas dari proses memasak dapat tersalurkan menuju ke kamar tidur melalui dinding.
  3. Aliran Udara. Usahakan ada aliran udara dari luar ke dapur begitu sebaliknya, agar bau yang ditimbulkan dari proses memasak dapat keluar dengan mudah.
  4. Sistem Pembuangan. Jaringan pembuangan air yang digunakan dari proses membersihkan peralatan-peralatan memasak juga harus diperhatikan, karena cairan pembersih biasanya mengandung unsur-unsur yang tidak baik untuk lingkungan maupun untuk kesehatan manusia. Sistem pembuangan sampah dari limbah dapur juga harus diperhatikan, karena pada proses memasak biasanya akan menyisakan sisa-sisa bahan-bahan masak yang tidak terpakai.
  5. Material Furniture. Usahakan menggunakan material furniture untuk dapur yang tidak mudah menghantarkan api dan mudah untuk dibersihkan.
  6. Pencahayaan. Pencahayaan menjadi faktor yang penting, karena proses memasak dibutuhkan ketelitian dalam mencampur bahan-bahan masak yang digunakan, sehingga jangan sampai kurangnya pencahayaan membuat masakan jadi tidak enak karena salah mencampur bahan-bahan masakan. Pencahayaan yang baik juga akan meminimalkan terjadinya kecelakaan di dapur, karena proses memasak selalu berkaitan dengan api dan listrik yang jika tidak hati-hati dapat menimbulkan bahaya.
  7. Warna. Warna yang digunakan usahakan menggunakan warna yang cerah, karena pada proses memasak sering menimbulkan kotoran yang terciprat ke area sekitar kompor sehingga dapat dibersihkan dengan secepatnya.

Rabu, 22 Februari 2012

3 ide desain tempat jemuran

 4 Ide Desain Ruang Jemur Modern Minimalis

sebelumnya maaf karena baru posting lagi,kesibukan dengan web sendiri akhirnya sang admin lupa akan tugasnya mengelola blog arsitekgading ini.....
Untuk atikel kali ini kami tampilkan 4 buah ide desain ruang jemur dengan gaya modernminimalis, ruang jemur ini dibuat dengan memanfaatkan lahan atau teras yang ada dibelakang rumah, lebar ruang jemur ini 5 m dan panjangnya 10 m, Mari Kita Lihat….






Yang akan dirubah adalah foto rumah dibawah ini
  4 Ide Desain Ruang Jemur Modern Minimalis
  4 Ide Desain Ruang Jemur Modern Minimalis  
  4 Ide Desain Ruang Jemur Modern Minimalis
  4 Ide Desain Ruang Jemur Modern Minimalis  

terima kasih buat blogargajogja.com untuk materinya...semoga bermanfaat
aminn....

Sabtu, 19 November 2011

Beberapa Ide Dekorasi Untuk Menciptakan Ruang Baca Yang Nyaman Dirumah Anda



Jika anda termasuk pribadi yang sangat suka sekali membaca, memiliki perpustakaan pribadi dirumah untuk menyimpan dan menikmati buku-buku bacaan diwaktu senggang ibarat mimpi indah yang harus diwujudkan menjadi sebuah kenyataan. Ketika akan menata dan mendekorasi ruang baca, sebaiknya anda lakukan dengan mood yang tepat. Pengaruh mood anda ketika menata dan mendekorasinya akan menentukan hasil kerja anda, hasil terbaik tentu akan membuat ruangan tersebut menjadi tempat yang nyaman untuk menghabiskan waktu anda sepulang kerja atau sepanjang hari libur dengan berbagai tumpukan buku dan bahan bacaan lainnya.
Untuk mendapatkan suasana yang nyaman didalam ruang baca atau perpustakaan pribadi dirumah anda, seharusnya anda mengetahui elemen apa yang yang mempengaruhi kehangatan dan kenyamanan didalam ruang tersebut. Pada artikel kali ini kita akan membahas beberapa ide untuk menata dan mendekorasi ruang baca atau perpustakaan pribadi dirumah anda, membuatnya terasa nyaman sehingga anda betah berada didalamnya.
Skema Warna Yang Hangat
Secara tradisional, skema warna yang biasa diterapkan pada sebuah perpustakaan pribadi atau ruang baca adalah; warna gelap, coklat kehitaman, ebony, warna hijau tua (hunter green), warna merah anggur, dan biru gelap. Meskipun secara umum warna-warna tersebut yang biasa diterapkan pada perpustakaan atau ruang baca, anda tidak harus menerapkannya juga. Selain skema warna gelap tersebut, anda bisa menerapkan skema warna yang memberi kesan hangat. Yang termasuk dalam skema warna hangat ini diantaranya adalah; merah, krem, cokelat muda, sage green atau warna terracotta.
Skema warna yang hangat seperti earth tones (coklat, krem, dsb) atau terracotta di dinding ruangan akan memberi kesan nyaman pada ruang baca atau perpustakaan pribadi anda. Warna coklat merupakan warna yang mampu memunculkan suasana nyaman dan keakraban sehingga pas sekali bila diterapkan untuk mendesain ruang baca atau perpustakaan pribadi maupun ruang-ruang lain seperti ruang keluarga. Selain itu, coklat juga bisa membawa atmosfir ketenangan bagi Anda dan keluarga. Tak masalah jika warna coklat Anda aplikasikan sebagai warna latar belakang pada seluruh elemen dinding.
Sebaiknya gunakan gradasi warna coklat agar ruangan tampak elegan. Untuk mensiasati ruang keluarga tak terlihat gelap, anda bisa padukan warna coklat dengan warna putih ataupun abu-abu yang terang (light grey). Sehingga ruangan tetap tampak terang dan bernuansa segar. Padukan dinding coklat tua dengan lantai serta plafond berwarna putih. Dengan demikian, ruang baca atau ruang perpustakaan pribadi anda terlihat lebih luas dan semakin terasa menjadi tempat yang nyaman.
Panel Dinding Kayu
Panel dinding dari kayu adalah alternatif yang bisa anda pilih untuk dinding ruang baca atau perpustakaan pribadi dirumah anda. Panel dinding kayu ini biasanya tersusun atas rangka kayu 5/5 dan 5/7 kemudian dilapisi dengan papan kayu yang sudah dimolding atau juga plywood. Jika anda menggunakan plywood, anda bisa melapisinya dengan HPL dengan motif kayu solid (seperti; jati, sungkai, nyatoh, dsb) atau MDF yang dipasang dengan pola-pola diagonal.
Penggunaan lapisan HPL akan menampilkan bentuk serat kayu alami, anda bisa memilih jenis serat seperti apa yang pas untuk ruang baca atau perpustakaan pribadi anda. Sesuaikan warna atau motif panel dinding kayu anda dengan furniture didalam ruangan tersebut, perpaduan warna yang sesuai antara panel dinding dan furniturenya akan membuat ruangan terkesan kohesif. Berbagai furniture yang mungkin anda butuhkan adalah rak buku (book case), meja baca, kursi dan task lamp.
Furniture Pengisi Ruangan
Sebuah ruang baca atau perpustakaan pribadi akan terasa kurang lengkap jika tanpa elemen tambahan, dan elemen tambahan ini sudah pasti adalah berbagai furniture pengisi. Ruang baca atau perpustakaan pribadi dirumah mungkin akan menjadi tempat dimana anda banyak menghabiskan waktu, pekerjaan kantor yang belum terselesaikan atau rencana kegiatan perusahaan anda beberapa minggu kedepan pastinya akan anada buat diruangan ini. Karena pentingnya ruangan ini dan frekwensi penggunaannya, sebaiknya anda memilih furniture dengan desain dan bahan yang terbaik.
Anda bisa mengkombinasikan furniture dengan bahan kayu ebony atau jati dengan ukiran-ukiran dan ornament berbahan kulit untuk menciptakan dekorasi ruang baca atau perpustakaan pribadi bergaya klasik. Sofa kulit yang besar akan memberi kesan ruangan tersebut adalah ruang baca atau perpustakaan yang nyaman, tapi imbangi sofa besar tersebut dengan 2 buah kursi agar terlihat seimbang.
Untuk menambah kesan elegan dan cozy pada ruang baca atau perpustakaan pribadi anda, tambahkan ornament atau item-item dengan warna aksen yang sesuai dengan warna dinding dan furniturenya. Warna coklat bisa anda terapkan pada meja yang terbuat dari material kayu, bingkai lukisan/kaligrafi dinding, atau dengan membentangkan karpet yang bercorak warna coklat dari berbagai gradasi.
Jika anda suka berbaring atau bersandar ketika membaca, siapkan bantal kecil untuk bantalan kepala atau punggung anda, agar anda makin merasa nyaman.
Demikian beberapa tips yang bisa anda coba dan terapkan untuk menciptakan ruang baca atau perpustakaan pribadi dirumah anda. Selamat berkreasi..'


Cara menambahkan material pada sebuah benda di Autocad 2007

Ini langkah-langkahnya gan :
1. buka autocad agan, trus cari icon material pada render menu. Trus klik icon ter sebut.
2. Maka akan muncul box AVAIBLE MATERIALS IN DRAWING, setelah itu agan klik icon create new material lalu akan muncul box create new material. beri nama
material tersebut dan klik ok.
3. Maka akan muncul sebuah bola, setelah itu agan pilih aja langsung material-material yang ada pada template. Kalo agan mau mengambil material dari komputer agan
langsung aja ke langkah 4.
4. Kalo agan kepengen mengambil materialnya dari pc agan, sama seperti langkah 3 namun setelah itu agan cari tulisan texture map lalu klik tombol select, maka akan
muncul box select image file. Pilih aja texture atau gambar yang agan inginkan dari komputer agan setelah itu klik open.
5. Setelah agan pilih texture yang agan inginkan maka bola tadi akan berubah tampilannya sesuai dengan texture yang agan pilih, setelah itu klik icon apply material to
object, lalu pilih lah object yang mau agan beri material, lihatlah hasilnya dan seperti pada gambar. catatan : apabila gambar yang agan pilih skalanya kekecilan dan
      gambarnya tidak kelihatan ATURLAH SKALA dengan cara mengklik pada icon di samping tombol exeedd…(contoh pada gambar).
6. Setelah itu baru kita render (caranya liat aja pada gambar)
7. Ini hasil render material tadi gan.
(tips : bila ingin melihat tulisan pada gambar dengan jelas klik kanan pada gambar lalu klik view image)
Kalo ada salah dalam penulisan mohon maaf gan, kalo ada yang kurang mohon di tambahkan
thanks…..

Sabtu, 12 November 2011

Sunday, October 12, 2008

Langkah-langkah Menghitung RAB (Rencana Anggaran Biaya)

Anda bingung, Mumet? Minum Bodrex bagaimana to sakjane menghitung RAB iku? tentu bagi orang yang belum tahu Tempe, Telur, ES teh, 4000 aja Mas sama sekali apa pengertian RAB akan merasa mumet jikalau disuruh menghitung RAB, pengertiane wae ra donk, opo meneh kon ngitung.., tuambah mumet maning,.. betul gak? he3..

RAB (Rencana Angaran Biaya) adalah banyaknya biaya Utang yang dibutuhkan baik upah maupun bahan dalam sebuah perkerjaan proyek konstruksi, baik rumah, gedung, jembatan, masjid, dan lain-lain, nah berikut ini tak berikan langkah-langkah cara menghitung RAB agar anda dapat lebih cermat menghitung RAB melalui tahap-demi tahap, sehingga dapat mengurangi Angka Kematian human error (walah, opo to kui human error, rasah sok bhs planet, mumet koe engko!!, he3) dalam menghitungnya, perhatikan langkah berikut...!!!!!

1. Menghitung Volume, , tak kasih tahu contohhe, misale aku punya lahan lebar 12 m dan panjang 15 m, maka volume dari pekerjaan pembersihan lapangannya adalah 12x15 = ID m persegi, btw ID ngerti ora koe?, ID = Itungen Dewe, ha3, begitu mas.. wis dong? jadi sek jenenge volume belum tentu satuannya adalah meter kubik (panjang x lebar x tinggi) jelas? bagus.. anak pinter... sinau sek sregep yo le...

Tutorial_RAB.jpg



2.Membuat HSP (Harga Satuan Pekerjaan)
HSP adalah Hasil kali dari HargaUpah/Material dengan Index Analisa, kemudian dijumlahkan
Tutorial_RAB.jpg

3. Membuat RAB
Hasil kali dari Volume dengan HSP untuk setiap sub item pekerjaan
Tutorial_RAB.jpg

4.Membuat Rekapitulasi
Hasil kali dari Volume dengan HSP kemudian dijumlahkan dari masing-masing sub item pekerjaan
Tutorial_RAB.jpg



begitulah kira-kira langkah-langkah menghitung Utang RAB, ada pertanyaan? tidak ada! terimakasih (tanyakdewe, jawab dewe, he3.) disini juga di sediakan download gratis SNI Analisa Rencana Anggaran Biaya, dan bagaimana to menghitung volume RAB dengan AutoCAD, lihat artikel sebelumnya, ok?


sumber:http://argajogja.blogspot.com/2008/10/langkah-langkah-menghitung-rab.html

Beberapa Ide Dekorasi Untuk Menciptakan Ruang Baca Yang Nyaman Dirumah Anda


23 October 2011 684 views 2 Comments

Jika anda termasuk pribadi yang sangat suka sekali membaca, memiliki perpustakaan pribadi dirumah untuk menyimpan dan menikmati buku-buku bacaan diwaktu senggang ibarat mimpi indah yang harus diwujudkan menjadi sebuah kenyataan. Ketika akan menata dan mendekorasi ruang baca, sebaiknya anda lakukan dengan mood yang tepat. Pengaruh mood anda ketika menata dan mendekorasinya akan menentukan hasil kerja anda, hasil terbaik tentu akan membuat ruangan tersebut menjadi tempat yang nyaman untuk menghabiskan waktu anda sepulang kerja atau sepanjang hari libur dengan berbagai tumpukan buku dan bahan bacaan lainnya.
Untuk mendapatkan suasana yang nyaman didalam ruang baca atau perpustakaan pribadi dirumah anda, seharusnya anda mengetahui elemen apa yang yang mempengaruhi kehangatan dan kenyamanan didalam ruang tersebut. Pada artikel kali ini kita akan membahas beberapa ide untuk menata dan mendekorasi ruang baca atau perpustakaan pribadi dirumah anda, membuatnya terasa nyaman sehingga anda betah berada didalamnya.
Skema Warna Yang Hangat
Secara tradisional, skema warna yang biasa diterapkan pada sebuah perpustakaan pribadi atau ruang baca adalah; warna gelap, coklat kehitaman, ebony, warna hijau tua (hunter green), warna merah anggur, dan biru gelap. Meskipun secara umum warna-warna tersebut yang biasa diterapkan pada perpustakaan atau ruang baca, anda tidak harus menerapkannya juga. Selain skema warna gelap tersebut, anda bisa menerapkan skema warna yang memberi kesan hangat. Yang termasuk dalam skema warna hangat ini diantaranya adalah; merah, krem, cokelat muda, sage green atau warna terracotta.
Skema warna yang hangat seperti earth tones (coklat, krem, dsb) atau terracotta di dinding ruangan akan memberi kesan nyaman pada ruang baca atau perpustakaan pribadi anda. Warna coklat merupakan warna yang mampu memunculkan suasana nyaman dan keakraban sehingga pas sekali bila diterapkan untuk mendesain ruang baca atau perpustakaan pribadi maupun ruang-ruang lain seperti ruang keluarga. Selain itu, coklat juga bisa membawa atmosfir ketenangan bagi Anda dan keluarga. Tak masalah jika warna coklat Anda aplikasikan sebagai warna latar belakang pada seluruh elemen dinding.
Sebaiknya gunakan gradasi warna coklat agar ruangan tampak elegan. Untuk mensiasati ruang keluarga tak terlihat gelap, anda bisa padukan warna coklat dengan warna putih ataupun abu-abu yang terang (light grey). Sehingga ruangan tetap tampak terang dan bernuansa segar. Padukan dinding coklat tua dengan lantai serta plafond berwarna putih. Dengan demikian, ruang baca atau ruang perpustakaan pribadi anda terlihat lebih luas dan semakin terasa menjadi tempat yang nyaman.
Panel Dinding Kayu
Panel dinding dari kayu adalah alternatif yang bisa anda pilih untuk dinding ruang baca atau perpustakaan pribadi dirumah anda. Panel dinding kayu ini biasanya tersusun atas rangka kayu 5/5 dan 5/7 kemudian dilapisi dengan papan kayu yang sudah dimolding atau juga plywood. Jika anda menggunakan plywood, anda bisa melapisinya dengan HPL dengan motif kayu solid (seperti; jati, sungkai, nyatoh, dsb) atau MDF yang dipasang dengan pola-pola diagonal.
Penggunaan lapisan HPL akan menampilkan bentuk serat kayu alami, anda bisa memilih jenis serat seperti apa yang pas untuk ruang baca atau perpustakaan pribadi anda. Sesuaikan warna atau motif panel dinding kayu anda dengan furniture didalam ruangan tersebut, perpaduan warna yang sesuai antara panel dinding dan furniturenya akan membuat ruangan terkesan kohesif. Berbagai furniture yang mungkin anda butuhkan adalah rak buku (book case), meja baca, kursi dan task lamp.
Furniture Pengisi Ruangan
Sebuah ruang baca atau perpustakaan pribadi akan terasa kurang lengkap jika tanpa elemen tambahan, dan elemen tambahan ini sudah pasti adalah berbagai furniture pengisi. Ruang baca atau perpustakaan pribadi dirumah mungkin akan menjadi tempat dimana anda banyak menghabiskan waktu, pekerjaan kantor yang belum terselesaikan atau rencana kegiatan perusahaan anda beberapa minggu kedepan pastinya akan anada buat diruangan ini. Karena pentingnya ruangan ini dan frekwensi penggunaannya, sebaiknya anda memilih furniture dengan desain dan bahan yang terbaik.
Anda bisa mengkombinasikan furniture dengan bahan kayu ebony atau jati dengan ukiran-ukiran dan ornament berbahan kulit untuk menciptakan dekorasi ruang baca atau perpustakaan pribadi bergaya klasik. Sofa kulit yang besar akan memberi kesan ruangan tersebut adalah ruang baca atau perpustakaan yang nyaman, tapi imbangi sofa besar tersebut dengan 2 buah kursi agar terlihat seimbang.
Untuk menambah kesan elegan dan cozy pada ruang baca atau perpustakaan pribadi anda, tambahkan ornament atau item-item dengan warna aksen yang sesuai dengan warna dinding dan furniturenya. Warna coklat bisa anda terapkan pada meja yang terbuat dari material kayu, bingkai lukisan/kaligrafi dinding, atau dengan membentangkan karpet yang bercorak warna coklat dari berbagai gradasi.
Jika anda suka berbaring atau bersandar ketika membaca, siapkan bantal kecil untuk bantalan kepala atau punggung anda, agar anda makin merasa nyaman.
Demikian beberapa tips yang bisa anda coba dan terapkan untuk menciptakan ruang baca atau perpustakaan pribadi dirumah anda. Selamat berkreasi..
Tags: ‘Membuat Ruang Baca atau Perpustakaan Pribadi Dirumah’ ‘Mendekorasi Ruang Baca atau Peprpustakaan Pribadi Dirumah’ ‘Warna Untuk Ruang Baca atau Peprpustakaan Pribadi Dirumah’ ‘Furniture Untuk Ruang Baca atau Peprpustakaan Pribadi Dirumah’ ‘Cara Membuat Dan Mendekorasi Ruang Baca atau Perpustakaan Pribadi Dirumah’

Jumat, 17 Desember 2010

menciptakan rumah yang sehat

Rumah dan kesehatan adalah dua hal yang tidak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat modern saat ini. Karena itulah pembangunan rumah senantiasa dikaitkan dengan persyaratan kesehatan. Maksudnya agar penghuni rumah terhindar dari berbagai penyakit terutama penyakit yang menular. Kesehatan bukan lagi masalah dokter saja, desainer/arsitek yang merencanakan rumah tinggal juga memiliki peran untuk meningkatkan kualitas kesehatan penghuni rumah melalui desain rumah yang dibuatnya.
Untuk menentukan rancangan rumah dalam proses pembangunannya, tentu kedudukan arsitek tak bisa dilepaskan. Peran arsitek yang menawarkan rancangan rumah yang baik sesuai dengan kemampuan pemilik rumah, seharusnya disejajarkan dengan peran calon penghuni yang mempunyai kesadaran akan kesehatan. Keduanya sama dan sejajar, karena rumah yang memenuhi persyaratan sehat, berarti pula menjaga kebersihan lingkungan.
Untuk memperoleh hunian (rumah) yang layak, lingkungan rumah harus memenuhi persyaratan kesehatan. Kalau tidak, ini akan ada hubungan interaktif yang berakibat buruk terhadap kesehatan. Rumah sehat sangat banyak aspeknya, antara lain ada aspek sosiologi, fisika, kimia dan biologisnya.
Pada zaman sekarang, pembangunan rumah didasarkan pada beberapa pertimbangan. Faktor keuangan menjadi bahan pertimbangan bagi ekonomi yang pas-pasan. Sementara konsumen berekonomi kuat membangun rumah dengan memperhitungkan keindahan dan kemewahan saja.
Adapun kriteria sehat berdasarkan kebutuhan sehat diantaranya ukuran rumah sehat berkaitan dengan ukuran lantai rumah. Ideal untuk satu orang memerlukan luas lantai 4,5 m2 dan untuk anak-anak umur 1-10 tahun sekitar 1,5 m2. Selama ini rumah kecil dipadati banyak isi keluarga, sehingga tampak berdesakan. Sehingga, aspek pertumbuhan keluarga terabaikan. Semakin banyak penghuni pada sebuah rumah terutama yang sempit, semakin banyak koloni kuman. Dan ini, jelas berakibat penghuni rumah akan mengalami penyakit saluran pernapasan.
Aspek yang juga penting diperhatikan adalah ventilasi. Artinya, lantai rumah harus dirangkai sistim ventilasi yang baik, agar mendapat kualitas udara bersih. Hasil penelitian, ventilasi yang mendekati baik berdasarkan kesehatan adalah 10-20 persen dari luas lantai rumah.
Interior Rumah Sehat
Udara salah satu unsur penting untuk menunjang kesehatan. Kita tak bisa menunda bernapas, tapi kalau kita haus, kita masih bisa menunda minum untuk beberapa lama. Dan celakanya di dalam rumah kita sering menemukan sumber-sumber pencemaran, terutama asap rokok lalu dari pembakaran kompor, cat, asbes. Semuanya itu memberikan kontribusi kualitas udara di dalam rumah.
Terakhir lingkungan fisik, radiasi dari televisi, radio, alat-alat elektronik lainnya serta kebisingan. Pekerja di perusahan radio dan televisi, menurut suatu penelitian, ada keluhan gangguan menstruasi. Konon ini merupakan dampak buruk dari radiasi radio. Karenanya perlu penelitian lebih lanjut, apakah inipun dapat diderita oleh penghuni rumah?. Kebutuhan atas rumah tinggal memang dominan, dan kesadaran masyarakat untuk tinggal di rumah sehat semakin tinggi. Hal itu tentu tidak lepas dengan semakin menjamurnya pembangunan perumahan-perumahan di kawasan pinggiran kota oleh pihak developer (pengembang).
Sekalipun keindahan budaya dan aspek kemewahan mempunyai arti tersendiri, tapi bila ditinjau dari sudut kesehatan, rumah yang sehat tidaklah tergantung dari terpenuhi atau tidaknya kedua hal tersebut diatas. Berdasarkan laporan American Public Health Association (1959), satu rumah dipandang sesuai dengan prinsip kesehatan apabila memenuhi 4 persyaratan pokok.
- Pertama, mampu memenuhi kebutuhan fisiologi dasar penghuni.
- Kedua, mampu memenuhi kebutuhan psikologi dasar penghuni.
- Ketiga, mampu melindungi penghuni dari kemungkinan terjangkitnya penyakit menular.
- Keempat, mampu melindungi penghuni terhadap kemungkinan timbulnya bahaya kecelakaan.
Eksterior Rumah Sehat
Dengan kata lain, rumah yang benar-benar sehat adalah rumah yang dapat menjamin terpeliharanya kesehatan para penghuninya. Rumah yang mewah, kalau penghuninya selalu jatuh sakit, maka ini bukanlah rumah yang sehat. Sebaliknya, meskipun rumahnya relatif sederhana tetapi bila kesehatan penghuninya dapat terjamin, maka rumah tersebut dapat dikatakan sebagai rumah yang sehat.
Pada akhirnya, masalah rumah sehat ini memang tidak bisa lepas dari penghuninya itu sendiri. Dengan menjaga kebersihan di dalam rumah berarti kesehatan lingkunganpun ikut terjaga. Bila rumah dan lingkungan sehat, barulah terbentuk apa yang disebut rumah sehat.


sumber : http://architectaria.com/menciptakan-rumah-yang-sehat.html#more-1074
Tags: ‘Rum ah Sehat’ ‘Menciptakan Rumah Yang Sehat’ ‘Cara Mneciptakan Rumah Yang Sehat’ ‘Membangun Rumah Yang Sehat’ ‘Desain Rumah Yang Sehat’ ‘Rumah Mewah Dan Sehat’ ‘Desain Rumah Mewah Dan Sehat’ ‘Rumah Sederhana Dan Sehat’ ‘Menjaga Kesehatan Penghuni Rumah’ ‘Pembangunan Perumahan Yang Sehat’ ‘Sirkulasi Udara Agar Rumah Sehat’ ‘Sirkulasi Udara Dalam Rumah’ ‘Interior Rumah Yang Sehat’ ‘Eksterior Rumah Yang Sehat’

Minggu, 10 Oktober 2010

Feng Shui Rumah Tinggal Hoki


astudioarchitect.com Sebagai orang timur, tak jarang kita menemui (atau bahkan kita sendiri) menyukai saran-saran yang diberikan oleh ahli Feng Shui tentang rumah kita. Saran yang diberikan dipercaya bisa menghindarkan kita dari berbagai kesusahan, musibah, dan bisa membuat kita percaya diri dalam mengarungi hidup karena sudah sesuai dengan Feng Shui. Bila Anda menyukai dan menggunakan prinsip-prinsip Feng Shui, ada baiknya Anda membaca buku ini sebagai referensi Anda, buku berjudul “Feng Shui; Rumah Tinggal Hoki” yang ditulis oleh Koh Wang Hen Hau.
Kutipan: Pnnsip dan Bagian-bagian Terpenting Feng Shui Rumah Tinggal
Berikut mi diuraikan prinsip dasar dan bagian-bagian terpenting dan Feng Shui terhadap rurnah atau bangunan, sesual dong in garis besarnya, sehingga Anda bisa rnernperoleh gambaran yang Iebih jelas dan Iengkap.
1. Rumah yang dibangun di puncak gunung atau di mulut lembah, pengaruhnya buruk.
2. Rumah yang dibangun di sudut atau di persimpangan jalan, memiliki pengaruh yang sangat buruk.
3. Di bagian barat bangunan ada jalan raya, pengaruhnya sangat balk.
4. Di depan atau muka pintu tumbuh pohon besar, pengaruhnya buruk.
5. Di bagian barat bangunan atau rurnah turnbuh pohon, pengaruhnya sangat balk.
6. Putra putri pemilik rumah tinggal di bangunan lain, tapi masili termasuk ke dalani bidang tanah yang sama, pengaruhnya buruk.
7. Memperbaiki rumah yang dihuni wanita hamil, pengaruhnya bunik.
8. Tanah di bagian belakang lebih tinggi dari depan rumah, pengaruhnya baik.
9. Bila ada tanah bergelombang di timur laut dan barat daya dan bangunan atau rumah, pengaruhnya buruk.
10. Bila ada tanah lapang di selatan rumah atau bangunan pengaruhnya baik.
11. Bangunan atau rumah yang berbentuk segitiga, pengaruhnya buruk.
12. Membangun kamar yang besar di rumah yang sempit, pengaruhnya buruk.
13. Membangun gedung yang tinggi/bertingkat di tanah yang lembab atau bekas rawa, pengaruhnya buruk.
14. Menanam pohon yang cepat tinggi di halaman rumah, pengaruhnya buruk.
15. Menanam pohon dan meinbangun kolarn di ruang tengah, pengaruhnya buruk.
16. Halaman rumah penuh dengan batu koraL pengaruhnya buruk.
17. Saluran air got dan kontrolnya berada dalam bangunan, pengaruhnya huruk.
18. Tembok halaman yang terlampau tinggi, pengaruhnya buruk.
19. Tembok luar yang hampir menempel dengan rurnah, pengaruhnya buruk.
20. Sedikit orang menghuni rumah yang luas, pengaruhnya buruk.
21. Rumah kecil sederhana, dihuni banyak orang, pengaruhnya baik.

sumber : http://probohindarto.wordpress.com/

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More